RAMADHAN INI, Bukanlah Ramadhan Tahun Lalu atau Mendatang

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertaqwa”
(QS. Al-Baqarah: 183)

Jika seseorang yang spesial akan bertandang ke rumah kita, apa yang kita kerjakan? Masing-masing kita pasti memiliki jawaban yang sama; mempersiapkan segala sesuatu untuk menyambut kedatangannya! Dan persiapan itu tentu akan berlipat ganda apabila kita tahu bahwa itu adalah kesempatan terakhir yang kita miliki.
Ramadhan adalah tamu yang sangat spesial. Para sahabat nabi senantiasa menunggu-nunggu kehadirannya. Bukan dengan berpangku tangan, namun dengan segudang amalan. Dari Abu Huroiroh ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda:
“Apabila datang bulan Ramadhan, dibukalah pintu-pintu jannah, ditutuplah pintu-pintu neraka, dan setan-setan dibelenggu”. (HR. Mutafaqun ‘Alaih). Lanjutkan membaca

DETIK-DETIK YANG MENENTUKAN…

“Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah, dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah dikerjakannya untuk hari esok (akhirat). Dan Bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”
(QS. Al-Hasyr : 18)

Segala puji bagi Allah Ta’ala yang telah menghiasi bulan-bulan dengan bulan Ramadhan. Dia menjadikan bulan Ramadhan penuh dengan rahmat, barokah, dan pengampunan. Dia pula yang memilih di antara hamba-hamba-Nya yang beriman, untuk mendapatkan lailatul qadar (malam kemuliaan). Shalawat dan salam atas Nabi Muhammad SAW, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikuti mereka dalam naungan petunjuk-Nya. Lanjutkan membaca

DZIKIR BERJAMAAH: ANTARA PRO DAN KONTRA*

A. IFTITAH

Dzikir berjamaah seakan telah mendarah daging di masyarakat luas, terutama di tanah air kita Indonesia. Secara umum dapat dipahami, bahwa dzikir berjamaah biasanya dikaitkan dengan peristiwa kematian, sebagai bentuk acara peringatan terhadap kematian seseorang. Tetapi juga dalam acara hajatan sebagai wasilah untuk memohon keselamatan dan ampunan dari Alloh. Dzikir ini dipimpin oleh satu orang, kemudian dibaca bersama-sama (koor) oleh semua hadirin, dan bahkan kadang memunculkan dampak yang sama (menangis bersama).
Apalagi acara-acara serupa juga diblow-up oleh media massa dengan menampilkan sosok muballigh kharismatik, sehingga menjadi acuan bagi masyarakat luas.
Bagaimana islam memandang hal tersebut? Sudah saatnya kita mengkaji lebih dalam tentang dzikir dan tata caranya, sehingga amal tersebut memenuhi syarat, yaitu Ikhlas dan Ittiba’. Alhamdulillah, dewasa ini animo masyarakat semakin tinggi untuk mempelajari islam secara benar. Lanjutkan membaca

MUTIARA YANG DILUPAKAN

“Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat”
(QS. Al-Mujadilah: 11)

Baru saja para orang tua disibukkan oleh agenda “mencarikan sekolah” untuk putra-putrinya yang akan melanjutkan ke jenjang lebih tinggi. Sungguh melelahkan dan menegangkan, apalagi bagi anak yang nilainya pas-pasan. Sang Bapak dan Anak harus kesana-kemari sambil mencari informasi setiap jam tentang nilai pendaftar yang memasukkan formulir. Tidak hanya satu formulir yang diambilnya, sebagai alternatif bila sekolah pilihan pertama tidak dapat diraih. Fenomena ini terjadi setiap tahun, termasuk oleh sebagian besar kaum muslimin. Banyak pendaftar yang diterima dan akan berhadapan dengan beaya sekolah yang cukup besar. Namun ada juga yang tidak diterima sehingga harus memutar haluan hidup. Secara umum, hanya ada satu motivasi yang terbersit di hati mereka, yaitu : ilmu, masa depan! Lanjutkan membaca

BERPAKAIAN TAPI TELANJANG

Segala puji bagi Allah Robbul’Alamin, yang berfirman di dalam kitab-Nya: “Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian taqwa itulah yang baik. Yang demikian itu adalah sebagian dari tanda-tanda kekuasaaan Allah ta’ala, mudah-mudahan mereka selalu ingat“ ( Al-A’raf : 26 )

Telah nampak tanda-tanda akhir suatu zaman, hari kiamat kian dekat. Kita lihat di sekeliling kita, betapa banyak wanita muslimah berlalu-lalang di jalan-jalan tanpa rasa malu sedikitpun menanggalkan pakaian identitasnya. Amatlah sulit dibedakan antara wanita muslimah dan wanita kafirah. Mereka baru diketahui identitasnya setelah dibuka KTPnya. Na’udzubillahimin dzaalik ! Lanjutkan membaca

Uni Eropa Jual Alat Penyiksa Tahanan

Selain menjual alat perang, negara-negara Eropa juga banyak menjual peralatan untuk menyiksa tahanan

Hidayatullah.com–Peralatan yang dirancang untuk menyiksa para tahanan ternyata masih terus diekspor oleh negara-negara anggota Uni Eropa, meskipun sejak empat tahun lalu telah dilarang. Hal itu terungkap dalam sebuah laporan terbaru Amnesty Internasional.

Amnesti Internasional menemukan bahwa perusahaan yang berasal dari 27 negara anggota UE memanfaatkan celah pengawasan atas larangan tersebut.

Menurut mereka, larangan yang sudah diberlakukan sejak 2006 itu harus diperluas cakupannya, karena banyak jenis peralatan yang belum tercakup di dalamnya. Sebut saja Nidec asal Spanyol yang memproduksi ‘borgol kejut’ selama beberapa tahun terakhir. Lanjutkan membaca

MERAIH KESEMPURNAAN RAMADHAN

Untuk menutup bulan Ramadhan Allah subhanahu wata’ala mensyari’atkan berbagai ibadah yang akan memperbanyak catatan amal kebaikan, menguatkan iman, dan menambah kedekatan dengan Allah subhanahu wata’ala. Di antara amalan yang disyari’atkan selepas Ramadhan yaitu:

Membayar Zakat Fithri

Zakat fithri ( sering disebut zakat fithrah, red) diwajibkan kepada setiap muslim, baik orang tua, anak-anak, pria, wanita, orang merdeka ataupun budak. Orang yang tidak memiliki kelebihan harta untuk menafkahi kebutuhannya dari pagi hingga malam hari raya tidak terkena kewajiban untuk mengeluar kan zakat fithri. Jika dia mempunyai kelebihan kurang dari satu sha’ maka ia tetap mengeluarkannya sesuai dengan kemampuannya.

Mengenai hikmahnya, maka sangat jelas. Ia merupakan bentuk perbuatan baik (ihsan) kepada fakir miskin, sekaligus mencegah mereka dari meminta-minta di hari raya dan agar mereka bergembira bersama-sama dengan orang kaya, sehingga kebahagiaan di hari raya dirasakan oleh semua kalangan. Hikmah lainnya yaitu, ia akan dapat menumbuhkan sifat kedermawanan dan kasih sayang sekaligus menyucikan orang yang berpuasa dari dosa, kekurangan dan kesia-siaan. Ia juga merupakan ungkapan rasa syukur atas nikmat Allah subhanahu wata’ala, berupa kesempurnaan pelaksanaan ibadah puasa di bulan Ramadhan, menghidupkannya dengan shalat dan kemudahan untuk melakukan amal-amal shalih lainnya. Lanjutkan membaca

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.